Breaking

Selasa, 02 Oktober 2018

Mengintip Kampung Janda, Pemukiman Padat Wanita yang Bakal Membuat Pria Ogah Pulang


PerihalUnik88 - Kalau di luar negeri, janda ataupun perawan sebenarnya bukan masalah. Katanya sih, yang penting rasanya. Tapi di Indonesia, perawan dan janda kerap dibedakan. Bahkan terkadang muncul imej negatif janda sebagai cewek yang bisa dimainin.

Terlepas dari imej buruk tersebut, sebenarnya di Indonesia banyak lho kampung janda, salah satunya kampung janda yang berada di Kota Banjarbaru ini.

1. Sebenarnya sih sama seperti kampung lainnya, cuma yang membedakan isinya saja!
Sebenarnya kampung yang bernama Batuah ini sama seperti kampung lainnya, dihuni oleh sekitar 35 kepala keluarga.

Cuma anehnya, dalam 10 tahun terakhir ini, kampung Batuah mulai dipenuhi oleh janda dari berbagai umur, dari mulai yang berusia muda hingga yang sudah cukup matang. Penyebabnya banyak, dari mulai janda ditinggal mati, janda karena perceraian dan lainnya.

2. Sempat gerah dengan sebutan Kampung Janda, tapi ya mau gimana lagi. Takdir kali ya?
Nggak ada yang mau kehidupan rumah tangganya terhenti di tengah jalan, hal ini pun berlaku bagi wanita yang tinggal di kampung Batuah ini.

Menurut Ketua RT setempat, hanya sekitar tiga rumah saja yang tidak diisi oleh janda. Sementara sisanya, penuh diisi oleh janda. Dalam satu rumah, setidaknya ada 1 orang janda, bahkan ada juga yang 2 orang, bahkan bisa lebih.

3. Gara-gara wartawan, jadinya dikenal sebagai kampung janda!
Asal usul penamaan kampung janda ini sendiri cukup unik. Ketika itu desa ini dilanda banjir, kepada wartawan, seorang warga bernama Nurhansyah, menyampaikan pernyataan jika kebanyakan korban banjir merupakan janda.

Nah, dari sinilah wartawan menyimpulkan jika tempat tersebut dijuluki sebagai Kampung Janda, hingga akhirnya menyebar luas ke mana-mana

4. Usia janda yang beragam dari yang muda sampai banyak anak

Di zaman sekarang, janda memang tak mengenal usia. Karena banyak pernikahan yang terjadi di antara umur 20 sampai 24 tahun.  Entah karena apa wanita tersebut menjadi janda di usia yang sangat belia, mungkin saja disebabkan perceraian atau sang suami meninggal.

Seperti di Kampung Janda ini, banyak wanita dari berbagai umur yang telah menyandang status janda. Dilansir dari Ketua RT setempat, bahwa di kampung ini usia minimal janda adalah 25 sedangkan umur maksimalnya adalah sekitar 50 tahun ke atas. Apa ada yang berminat?

5. Bikin usaha kreatif demi menyambung hidup, yang penting halal!
Ditinggal suami membuat para janda ini terpaksa harus memegang peran ganda dalam keluarga, pengruus rumah tangga dan pencari nafkah. Alhasil, banyak industri kreatif yang muncul dari daerah ini, seperti Cinderamata khas banjar, yakni Sasirangan, dan berbagai jajanan ringan seperti Amplang.

Dengan cara ini, mereka bisa bertahan hidup, sekaligus mempertahankan citera positif kampung janda, bukan kampung pelakor!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar